Peranan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Melaksanakan Tugas di Bidang Perlindungan Anak Kota Padangsidimpuan

Authors

  • Riska Suryani Harahap Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Graha Nusantara, Indonesia
  • Nursiah Hasibuan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Graha Nusantara, Indonesia
  • Sarip Parmohonan Nasution Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Graha Nusantara, Indonesia

Keywords:

Peranan Kepala Dinas, mengembangkan program perlindungan anak, Kota Padangsidimpuan

Abstract

Kota Padangsidimpuan adalah salah satu kota terbesar yang ada di Tapanuli. Sumatera utara,salah satu  perangkat kota padangsidimpuan yang tidak terlepas dari peranan kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan dalam melaksanakan tugas di bidang pelindungan anak kota padangsidimpuan dalam menyelenggarakan pemerintah untuk mewujudkan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode  Deskriptif kualitatif berdasarkan data dan informasi yang digambarkan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya,penulis mengindentifikasi masalah yaitu 1.bagaimana  Peranan kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam mengembangkan program di bidang perlindungan anak kota padangsidimpuan.2.Apa faktor- faktor yang mempengaruhi keberhasilan program dibidang perlindungan anak kota padangsidimpuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Padangsidimpuan dalam mengembangkan program dibidang perlindungan anak dan faktor- faktor yang mempengaruhi keberhasilan program dibidang perlindungan anak kota padangsidimpuan. Metode penelitian adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Kepala Dinas sangat penting dalam perumusan program, pengawasan pelaksanaan, sosialisasi kepada masyarakat, serta evaluasi kegiatan yang berpihak pada upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan anak. Tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan lemahnya koordinasi lintas sektor menjadi hambatan utama, namun upaya meningkatkan kinerja dan partisipasi masyarakat tetap dioptimalkan demi tercapainya perlindungan anak yang maksimal di Kota Padangsidimpuan.

Downloads

Published

2026-01-19