Etika Sosial dalam Budaya Cancel Culture: Studi Kritis atas Tindakan Kolektif di Media Sosial Indonesia

Authors

  • Aulia Berkat Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Imam Bonjol Padang, Indonesia

Keywords:

Cancel culture, etika sosial, media sosial, studi kritis

Abstract

Fenomena cancel culture atau budaya pembatalan telah menjadi praktik sosial yang semakin menonjol di media sosial Indonesia. Praktik ini melibatkan tindakan kolektif warganet untuk mengecam, memboikot, atau menyingkirkan individu atau kelompok yang dianggap melakukan kesalahan moral, sosial, atau politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika etika sosial dalam praktik cancel culture dengan menggunakan pendekatan studi kritis dan analisis kualitatif terhadap kasus-kasus yang viral di media sosial antara tahun 2022–2024. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai etis seperti keadilan, tanggung jawab, dan penghukuman sosial dikonstruksi, dinegosiasikan, dan dipraktikkan oleh komunitas daring. Hasil studi menunjukkan bahwa cancel culture di Indonesia sering kali dijalankan tanpa proses klarifikasi atau proporsionalitas, sehingga berpotensi melahirkan bentuk kekerasan simbolik dan eksklusi sosial yang tidak adil. Namun, di sisi lain, praktik ini juga dapat menjadi bentuk partisipasi digital yang menunjukkan meningkatnya kesadaran publik terhadap isu-isu etika dan keadilan sosial. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya membangun budaya digital yang tidak hanya kritis, tetapi juga etis dalam merespons isu-isu publik.

Downloads

Published

2025-01-30