Narasi Identitas dalam Konflik Agraria: Analisis Wacana di Media Alternatif Komunitas Petani
Keywords:
Konflik agraria, analisis wacana, komunitas petaniAbstract
Konflik agraria di Indonesia tidak hanya menyangkut persoalan kepemilikan lahan, tetapi juga berkaitan erat dengan pembentukan dan negosiasi identitas kolektif masyarakat petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana narasi identitas dibentuk, disuarakan, dan dikonstruksikan melalui media alternatif yang dikelola oleh komunitas petani. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis), studi ini mengeksplorasi konten-konten naratif yang dipublikasikan oleh komunitas petani dalam bentuk artikel, video, dan unggahan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media alternatif berfungsi sebagai ruang perlawanan simbolik, di mana petani memposisikan diri sebagai subjek aktif dalam memperjuangkan hak-hak agraria mereka. Identitas yang ditampilkan tidak hanya sebagai korban konflik, melainkan sebagai agen perubahan sosial yang mengusung nilai keadilan, keberlanjutan, dan kedaulatan pangan. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang dinamika identitas dalam gerakan sosial agraria serta pentingnya media komunitas dalam membentuk opini publik alternatif di tengah dominasi narasi negara dan korporasi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Haradian Rohanta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.